Example floating
Example floating
Bandar LampungKhazanah

Saat Pertanyaan tentang Takdir Memecah Keheningan Pengajian Masjid Al Bakrie

×

Saat Pertanyaan tentang Takdir Memecah Keheningan Pengajian Masjid Al Bakrie

Share this article
Suasana hangat dan penuh kekhusyukan di Masjid Al Bakrie Enggal pada pengajian rutin Sabtu 6/12/2025) malam.

Laporan Reporter Magang : Lenni Nurkumala

BERJAYANEWS.COM,- Suasana hangat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Al Bakrie Enggal pada pengajian rutin Sabtu (6/12/2025) malam.

Sejak jarum jam mendekati pukul 19.30 WIB, satu per satu jamaah memasuki ruang utama masjid.

Ada yang datang bersama keluarga, ada yang sendiri, ada pula anak muda yang tampak antusias mencari tempat duduk di barisan depan.

Malam itu, masjid seolah berubah menjadi ruang yang menenangkan, jauh dari hiruk pikuk kota.

Di tengah barisan jamaah yang memenuhi ruangan, Ustad Maula naik ke mimbar sebagai pemateri pertama.

Dengan suara tenang, ia mengawali kajian tentang dua kata yang sederhana namun sulit diamalkan: sabar dan ikhlas.

Ia mengingatkan bahwa setiap garis takdir Allah membawa pesan kasih sayang, meski kadang dibungkus bentuk ujian yang tak mudah diterima.

“Muslim akan lebih tenang jika mampu memaknai ujian sebagai bentuk cinta Allah,” tuturnya. Kalimat itu mengalir pelan, tetapi cukup kuat untuk membuat banyak jamaah mengangguk pelan.

@berjayanews Laporan Reporter Magang : Lenni Nurkumala Pelataran Masjid Raya Al Bakrie Enggal menjadi salah satu spot paling digemari jamaah saat kajian rutin digelar. Di bawah cahaya lampu halaman yang hangat dan hembusan angin malam yang sejuk, jamaah duduk bersila menikmati suasana sambil menyimak tausiyah para ustaz. Masjid yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No. 59, Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Kota Bandar Lampung ini berdiri di atas lahan sekitar 2,3 hektare dan mampu menampung hingga 12.000 jamaah. Diresmikan pada 12 September 2025 setelah peletakan batu pertama pada 20 Februari 2023, Masjid Raya Al Bakrie hadir sebagai ikon baru dengan arsitektur modern bernuansa putih, kubah mencolok, serta interior dan eksterior yang dirancang sebagai landmark kota. Suasana tenang di sore hingga malam hari, ditambah alunan suara kajian dari pengeras suara, membuat area menjadi titik favorit karena memberikan rasa nyaman dan kekhusyukan tersendiri. Fasilitas masjid sangat lengkap, mulai dari ruang salat utama, area salat pria dan wanita, ballroom, plaza kota, taman bermain anak, area hijau, area parkir luas, ramp difabel hingga sentra UMKM menjadikannya pusat aktivitas ibadah sekaligus ruang interaksi masyarakat. Pelataran Masjid Al Bakrie pun kini benar-benar menjadi jantung kehidupan religi baru di Kota Bandar Lampung. #MasjidAlBakrie #BandarLampung #KajianIslam #SpotKajian #BerjayaNews ♬ Sholawat Al I’tiraf – Rayyan Entertainment

Sesi tanya jawab malam itu berlangsung hangat. Dua jamaah mengangkat tangan, tetapi satu pertanyaan membuat suasana mendadak berubah hening. Seorang jamaah bernama Akbar, dengan suara yang terdengar bergetar, bertanya:

“Bagaimana tanggapan kyai tentang ketetapan Allah yang memisahkan pasangan yang saling mencintai?”

Ruangan seketika diam. Beberapa jamaah menoleh, sebagian lainnya menunduk, mungkin karena merasa pernah berada di posisi yang sama terpisah dari seseorang yang dicintai bukan karena ingin, tetapi karena takdir bekerja dengan caranya sendiri.

Ustad Maula menatap Akbar dengan mata teduh sebelum memberikan jawaban penuh kebijaksanaan.

“Kita harus selalu husnudzon kepada Allah. Musibah seperti banjir atau tsunami saja bisa menjadi bentuk cinta dan kasih sayang Allah agar hamba-Nya kembali mengingat-Nya. Begitu pula perpisahan—itu bukan tanda murka Allah. Justru bisa jadi Allah sedang mengangkat derajat hamba-Nya, agar kelak dipertemukan kembali secara kekal dan abadi di surga.”

Kata-kata itu meluncur lembut, namun mampu menyentuh bagian paling dalam dari hati siapa pun yang mendengarnya.

Beberapa jamaah terlihat mengusap sudut mata, sementara yang lain menunduk lebih dalam, seolah merenungkan kembali kisah hidup mereka masing-masing. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *