Example floating
Example floating
Ragam

Faste Coffee Ekspansi ke Jantung Kota, Cabang Ahmad Yani Beroperasi 24 Jam

×

Faste Coffee Ekspansi ke Jantung Kota, Cabang Ahmad Yani Beroperasi 24 Jam

Share this article

BERJAYANEWS.COM — Lanskap industri kopi di Bandar Lampung kembali bergeliat dengan diresmikannya cabang ketujuh Faste Coffee di Jalan Jenderal Ahmad Yani pada Senin, (29/12/2025).

Mengambil lokasi strategis di pusat keramaian, kedai teranyar ini diproyeksikan menjadi titik temu baru bagi komunitas muda dan pekerja di Kota Tapis Berseri.

Manajer Faste Coffee, Muhammad Galang, mengungkapkan bahwa cabang ini memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan enam cabang sebelumnya.

Selain keunggulan lokasi yang berada di persimpangan Jalan Ahmad Yani-RA Kartini (dekat Tugu Pengantin), cabang ini menjadi satu-satunya gerai Faste yang beroperasi 24 jam nonstop.

“Faste Ahmad Yani ini kami rancang sebagai tempat yang fleksibel. Mau santai, diskusi, atau kerja tugas bisa banget. Kami menyediakan menu yang variatif dengan suasana yang kami jaga agar tetap nyaman bagi siapa saja,” ujar Muhammad Galang saat ditemui oleh awak media.

Dalam masa grand opening, manajemen melakukan strategi “tancap gas” dengan menawarkan promo harga serba Rp10.000 untuk kategori makanan dan minuman tertentu.

Selain itu, Faste juga memperkenalkan menu spesial baru yang hanya tersedia selama periode pembukaan untuk menarik segmen pelanggan.

Secara fasilitas, bangunan ini terdiri dari tiga lantai ditambah area rooftop. Pembagian ruang ini bertujuan memberikan opsi bagi pengunjung:

  • Lantai Indoor: Difungsikan bagi mereka yang membutuhkan ketenangan untuk bekerja atau berdiskusi.
  • Area Outdoor & Rooftop: Mengedepankan vibes santai dan estetika visual yang Instagramable.
  • Fasilitas Penunjang: Tersedianya WiFi, mushola, hingga layanan photobox.

 

Harga Kompetitif di Kawasan Elit

Meski berada di kawasan jalur utama yang kompetitif, Muhammad Galang menegaskan bahwa Faste tetap setia pada kebijakan harga yang terjangkau.

Menu makanan yang ditawarkan, mulai dari nasi ayam, mie, hingga dimsum, dipatok pada kisaran harga Rp14.000 hingga Rp25.000.

“Dengan Rp30.000, pengunjung sudah bisa mendapatkan paket makan dan minum. Dari sisi rasa dan suasana, kami berani bersaing dengan kafe lain di kawasan ini, namun harga kami jelas lebih bersahabat untuk mahasiswa dan pelajar,” tambah Galang.

Ia menyebut konsep ini sebagai penawaran yang overdeal—kualitas rasa dan fasilitas prima namun dengan harga yang tetap membumi.

Menjelang perayaan malam Tahun Baru, Faste Coffee Ahmad Yani telah menyiapkan kapasitas yang mampu menampung hingga 350 pengunjung.

Salah satu pengunjung, Adrian, seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah, mengapresiasi kehadiran kafe ini.

“Tempatnya nyaman untuk mengerjakan tugas dan harganya sangat terjangkau,” ujarnya.

Dengan pembukaan cabang ketujuh ini, Faste Coffee memperkuat posisinya dalam peta persaingan bisnis food and beverage di Lampung, sekaligus menjawab kebutuhan akan ruang publik yang inklusif dan terbuka selama 24 jam.

(smd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *