BERJAYANEWS.COM, Dunia intelijen geger! Eks analis CIA, Larry Johnson, membongkar misi rahasia di balik operasi penyelamatan pilot Amerika Serikat di Iran.
“Target utama operasi militer AS itu adalah upaya untuk menyita 400 kilogram uranium yang diperkaya yang disimpan dalam silinder khusus,” kata Johnson dikutip dari Khrbn, Selasa (7/4/2026).
Johnson tak ragu menyebut pengumuman yang dirilis Donald Trump menyesatkan.
Dia menekankan, ukuran pasukan yang terlibat (dilaporkan 155 pesawat) tidak sesuai dengan misi untuk menyelamatkan seorang pilot.
Johnson menunjukkan pasukan Amerika mendarat di lapangan terbang yang sepi di gurun, tetapi pasukan Iran mengepung mereka tak lama setelah operasi dimulai.
Dia menggambarkan perencanaan tersebut sebagai “kegagalan.”
Uranium diketahu salahsatu manfaatnya sebagai Bahan bakar utama di reaktor nuklir untuk menghasilkan listrik.
Meski Donald Trump memuji keberhasilan CIA dalam evakuasi tersebut, Johnson justru menyebut operasional ini kegagalan setelah beberapa pesawat AS hancur terkepung pasukan Iran di gurun. Antara kemenangan moral atau skandal pencurian aset nuklir, mana yang benar (*)












