BERJAYANEWS.COM — Rencana kunjungan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo alias Jokowi, ke Provinsi Lampung pada akhir Juni mendatang disambut antusias oleh berbagai elemen masyarakat setempat.
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Lampung menyebut lawatan ini merupakan respons langsung atas melimpahnya undangan dan kerinduan warga terhadap sosok mantan wali kota Solo.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Lampung, Achmad Ridho Julian, mengungkapkan bahwa jika tidak ada perubahan dalam penyesuaian jadwal protokoler, Jokowi dijadwalkan berada di Bumi Ruwa Jurai selama tiga hari berturut-turut.
“Jika tidak ada perubahan jadwal, kunjungan Pak Jokowi ke Lampung akan berlangsung pada 26 hingga 28 Juni 2026,” ujar Achmad Ridho Julian lewat keterangan tertulisnya, pada Minggu, (31/5/2026).
Menurut Ridho, tingginya ekspektasi dan antusiasme publik di Lampung tidak lepas dari rekam jejak pembangunan infrastruktur yang masif selama dua periode kepemimpinan Jokowi. Ia menilai ikatan emosional masyarakat Lampung dengan Jokowi telah mengakar kuat.
“Kerinduan itu tumbuh berkat berbagai pembangunan dan perhatian nyata yang telah beliau berikan selama memimpin Indonesia. Kerinduan ini datang dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh pemerintahan, tokoh adat, tokoh budaya, relawan Bapak Jokowi, relawan Mas Gibran, hingga masyarakat umum yang merasakan langsung dampak pembangunan,” kata Ridho menjelaskan.
Guna memastikan lawatan tersebut berjalan lancar, Ridho menegaskan bahwa struktur partainya di semua tingkatan telah diinstruksikan untuk bergerak aktif.
PSI Lampung, kata dia, akan bertindak selaku elemen perekat yang mengoordinasikan penyambutan di lapangan bersama jaringan relawan.
“Seluruh jajaran pengurus PSI Lampung, mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC, hingga DPRt, siap berkolaborasi erat dengan organisasi relawan Bapak Jokowi dan relawan Mas Gibran dalam menyambut serta membersamai seluruh agenda beliau di Lampung,” tutur Ridho menambahkan.
Lebih lanjut, Ridho menguraikan sejumlah warisan pembangunan era Jokowi di Lampung yang dinilai mengubah wajah perekonomian daerah.
Beberapa di antaranya meliputi proyek strategis nasional (PSN) seperti Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS), perbaikan jalan nasional dan provinsi, pembangunan bendungan, hingga penguatan infrastruktur pertanian.
“Bapak Jokowi banyak meninggalkan kesan yang sangat baik di Provinsi Lampung. Berbagai pembangunan strategis nasional berhasil direalisasikan, dan dampaknya sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi, konektivitas wilayah, serta kesejahteraan masyarakat Lampung,” ucap Ridho.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, membenarkan bahwa Lampung menjadi titik prioritas utama dalam rangkaian perjalanan safari daerah Jokowi kali ini.
Kendati demikian, Bestari enggan berspekulasi mengenai anggapan bahwa turun gunungnya Jokowi ke daerah-daerah merupakan strategi awal untuk mendongkrak elektabilitas PSI menjelang Pemilu 2029.
“Sudah disampaikan (sejak Kongres PSI di Solo) bahwa bukan menolong, tapi bagian. Beliau sudah bagian daripada PSI,” kata Bestari, dikutip dari CNN Indonesia pada Kamis, (28/5/2026).
Bestari juga menambahkan bahwa Jokowi saat ini dalam kondisi fisik prima setelah pulih 100 persen dan siap kembali berinteraksi serta memberikan motivasi langsung kepada warga di daerah.
Bagi Achmad Ridho Julian dan pengurus daerah, kunjungan tiga hari ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang nostalgia politik, melainkan momentum penting untuk mempererat kembali hubungan kultural dan emosional antara masyarakat Lampung dengan sang mantan presiden.
(smd)












