BERJAYANEWS.COM, Bandar Lampung – Sebuah unggahan akun Threads @viralbae17, Selasa (14/7/2026) menjadi perhatian publik pasca membahas polemik yang menyeret nama advokat muda asal Lampung, Yuenchi Arwindi, S.H., dalam pusaran isu yang dikaitkan dengan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut narasi yang mengaitkan Yuenchi dengan dugaan sebagai “simpanan” atau penerima aliran dana dari mantan Jampidsus merupakan hoaks dan dinilai telah merugikan pihak yang tidak bersalah.
Akun itu juga menuliskan bahwa Yuenchi pernah bekerja di Bima Sena Law Firm dan menegaskan bahwa yang bersangkutan juga memposting klarifikasi Yuenchi Arwindi atas tuduhan yang beredar di media sosial.
Selain itu, akun tersebut menyampaikan opini bahwa gaya hidup Yuenchi yang disebut masih menggunakan transportasi umum dinilai tidak sejalan dengan narasi yang beredar di media sosial.
Dalam unggahan tersebut juga terdapat ajakan agar perhatian publik diarahkan kepada pihak lain. Namun, pernyataan tersebut merupakan opini pemilik akun dan belum didukung bukti maupun keterangan resmi.
Yuenchi Bantah Seluruh Tuduhan
Sebelumnya, Yuenchi Arwindi telah menyampaikan hak jawab tertulis kepada sejumlah media untuk membantah berbagai tuduhan yang beredar.
Advokat kelahiran Lampung Tengah, 30 Mei 1996 itu menegaskan dirinya tidak pernah memiliki hubungan pribadi maupun profesional dengan Febrie Adriansyah.
“Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa tuduhan sebagai simpanan (ani-ani), tempat pengamanan aset, serta menerima dana miliaran rupiah dari mantan Jampidsus Bapak Febrie Adriansyah adalah tidak benar dan sama sekali tidak memiliki dasar fakta,” tulis Yuenchi dalam klarifikasinya, yang dilansir dari sekabar.id.
Ia juga menyatakan tidak pernah bertemu, berkomunikasi, maupun menjalin hubungan dalam bentuk apa pun dengan mantan Jampidsus tersebut.
Diduga Diseret karena Riwayat Pekerjaan
Yuenchi menduga namanya dikaitkan dengan kasus tersebut karena pernah bekerja di sebuah kantor hukum berinisial BS yang berlokasi di sekitar kawasan Gedung Kejaksaan Agung RI.
Saat ini, ia berkarier sebagai Senior Associate di Husendro & Partner (HNP) Law Firm Jakarta. Selama menjalankan profesinya, Yuenchi menegaskan selalu bekerja sesuai hukum dan kode etik advokat.
Siapkan Langkah Hukum
Merasa nama baik dan reputasinya dicemarkan, Yuenchi memastikan akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang dinilainya tidak benar.
Bersama kuasa hukumnya, ia mengaku tengah mengidentifikasi akun media sosial maupun media daring yang menyebarkan tuduhan tersebut sebagai bahan laporan kepada aparat penegak hukum.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum yang menyatakan Yuenchi Arwindi terlibat dalam perkara hukum ataupun menerima aliran dana sebagaimana narasi yang beredar di media sosial. Karena itu, informasi yang beredar masih sebatas klaim dan opini yang belum terbukti secara hukum.
Profil Singkat Yuenchi Arwindi Berdasarkan LinkedIn
Berdasarkan informasi yang tercantum pada akun LinkedIn pribadinya, Yuenchi Arwindi merupakan seorang Associate yang berdomisili di Jakarta Selatan.
Ia merupakan alumnus Universitas Lampung dengan pendidikan terakhir Magister Hukum. Dalam profilnya, Yuenchi menyebut memiliki pengalaman bekerja sekitar 2,6 tahun di kantor hukum, dengan kompetensi di bidang penyusunan dokumen hukum, penanganan perkara litigasi maupun nonlitigasi, serta pendampingan dalam proses beracara.
Yuenchi juga menggambarkan dirinya sebagai pribadi yang energik, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, mampu bekerja sama dalam tim, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan profesionalnya. (*)












