Berjayanews.com. Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki di Kelurahan Jagabaya I, Kecamatan Way Halim. Korban yang diketahui bernama Abdul Rosyid Asady (9) mengembuskan napas terakhirnya setelah tenggelam di aliran Sungai Way Awi, Sabtu (17/01/2026) siang.
Kejadian memilukan ini bermula sekitar pukul 13.00 Wib.
Korban, yang merupakan warga Jalan Romowijoyo Atas, Kelurahan Sawah Brebes, mengajak tiga orang rekannya yakni Al Fahri, dan Faiz untuk mencari kelereng disekitar bantaran sungai.
Sesampainya dilokasi, setengah jam kemudian, mereka lalu turun ke tepian sungai untuk memulai pencarian.
Suasana bermain yang awalnya ceria mendadak berubah menjadi kepanikan.
Secara tiba-tiba, Abdul Rosyid melepas pakaiannya dan langsung melompat ke dalam air untuk berenang.
Aksi spontan tersebut mengejutkan rekan-rekannya, terlebih karena mereka tidak menyadari bahwa titik sungai yang dimasuki korban memiliki kedalaman yang cukup berbahaya.
Melihat korban kesulitan bernapas dan mulai tenggelam, ketiga temannya segera berteriak meminta pertolongan.
Teriakan tersebut didengar oleh Kepala Lingkungan (Kaling) I Jagabaya I, Bapak Indra, yang saat itu, berada tidak jauh dari lokasi.
Bersama warga setempat, Indra langsung melakukan upaya penyelamatan dengan menyisir dasar sungai.
Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, sejumlah pihak mulai berdatangan ke lokasi, termasuk Camat Way Halim, Lurah setempat, serta Babinsa Kelurahan Sawah Brebes, Sertu Fadli.
Dalam upaya menyelamatkan nyawa bocah tersebut, Sertu Fadli bersama pihak keluarga sempat memberikan pertolongan pertama berupa kompresi dada dan pernapasan buatan.
Karena kondisi korban tidak menunjukkan perubahan signifikan, pihak keluarga dan petugas segera melarikan Abdul ke Puskesmas Kampung Sawah guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Namun, takdir berkata lain. Pada pukul 14.25 Wib, petugas medis menyatakan, korban telah meninggal dunia.
Almarhum merupakan putra dari Mardi Saputra (45), yang sehari-hari bertugas sebagai anggota Linmas di Kelurahan Sawah Brebes.
Kepergian mendadak bocah kelas sekolah dasar ini, menyisakan duka mendalam. Baik dikeluarga maupun aparat pemerintahan yang turut hadir dikediaman korban.
Camat Way Halim dan Camat Tanjung Karang Timur tampak dilokasi bersama jajaran Lurah untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan proses koordinasi pascakejadian berjalan lancar.
Hingga berita ini diturunkan, situasi disekitar lokasi kejadian terpantau kondusif, sementara jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman.
(Silo)












