Example floating
Example floating
Bandar LampungDaerahNews

Lampung Buka Rute Raden Inten – Kuala Lumpur, Kadishub Bambang Pede Terwujud

×

Lampung Buka Rute Raden Inten – Kuala Lumpur, Kadishub Bambang Pede Terwujud

Share this article
foto : remix by : AI

BERJAYANEWS.COM, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan rencana peluncuran rute penerbangan internasional perdana yang menghubungkan Bandara Radin Inten II (TKG) dengan Kuala Lumpur, Malaysia (KUL). Langkah strategis ini ditargetkan mulai beroperasi pada medio Februari 2026, sebagai upaya memperluas akses transportasi udara dari Bumi Ruwa Jurai ke kancah internasional.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo, menyatakan optimis bahwa rute ini akan memberikan dampak positif bagi konektivitas daerah. Dalam keterangannya pada Selasa (10/02/2026), ia mengungkapkan bahwa momentum menjelang Ramadan akan menjadi titik awal operasional rute tersebut.

“Mudah-mudahan nanti sebelum puasa ini dibuka dari Lampung ke Kuala Lumpur. Ini nanti kemungkinan tahap awal kita menjual paket wisata, kedepannya ini bakal jadi reguler setiap minggu di hari Senin dan Kamis,” ujar Kadishub Lampung kepada awak media.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Lampung menggandeng maskapai TransNusa dengan armada Airbus A321. Strategi penjualan tiket dalam bentuk paket wisata di tahap awal dilakukan untuk mengukur animo pasar sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Lampung kepada wisatawan mancanegara. Jika respons pasar stabil, rute ini akan ditingkatkan menjadi jadwal reguler dua kali sepekan.

Pembukaan jalur langsung ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi efisiensi waktu dan biaya, khususnya bagi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lampung yang selama ini harus menempuh perjalanan transit melalui Jakarta atau kota lainnya.

Meski disambut dengan optimisme, rencana ini tetap dalam sorotan kritis terkait status operasional bandara. Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 31 Tahun 2024, Bandara Radin Inten II sebelumnya pernah dialihkan statusnya dari bandara internasional menjadi domestik.

Catatan historis juga menunjukkan bahwa upaya serupa pernah dilakukan pada tahun 2019. Namun, rute internasional yang sempat dibuka kala itu tidak mampu bertahan lama akibat berbagai kendala operasional. Oleh karena itu, komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan (sustainability) rute kali ini sangat dipertaruhkan.

(mor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *