BERJAYANEWS.COM — Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan komitmennya untuk membawa Kota Tapis Berseri bertransformasi menjadi kota yang inklusif, hijau, dan ramah teknologi. Namun, suasana khidmat di awal sambutannya sempat diwarnai momen haru. Wali kota yang akrab disapa Bunda Eva, terlihat mengusap air mata karena tak kuasa menahan emosi.
Isak haru Bunda Eva ini bukan tanpa alasan. Kehadiran Gubernur Lampung menjadi catatan sejarah baru karena selama 15 tahun terakhir memperingati hari jadi kota, Gubernur Lampung tidak pernah hadir langsung dalam agenda tersebut, dan baru kali inilah orang nomor satu di provinsi itu kembali datang.
Hal tersebut mengemuka saat dibacakannya sambutan dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Bandar Lampung dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung, yang digelar di Ruang Sidang DPRD setempat pada Rabu, (17/6/2026).
Setelah suasana kembali tenang, Bunda Eva melanjutkan pidatonya dan menyebut tantangan perkotaan ke depan akan jauh lebih kompleks, mulai dari perubahan iklim hingga transformasi digital.
“Kita menyadari tantangan pembangunan perkotaan ke depan akan semakin kompleks, mulai dari transformasi ekonomi, perkembangan teknologi digital, perubahan iklim, hingga penyediaan lapangan kerja. Semua harus kita jawab bersama,” ujar Bunda Eva.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Bunda Eva membeberkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kini memfokuskan arah pembangunan pada lima prioritas utama.
Lima pilar tersebut dirancang untuk memastikan pertumbuhan kota tidak hanya bertumpu pada aspek fisik, melainkan juga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan warga.
Adapun kelima fokus utama tersebut meliputi penguatan infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan, peningkatan daya saing ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing.
Selain itu, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan kota hijau (green city) yang tangguh terhadap perubahan iklim, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kolaboratif berbasis teknologi digital.
Bunda Eva menambahkan, jalannya roda pembangunan menuju target Indonesia Emas 2045 mustahil dikerjakan secara tunggal oleh pemerintah. Pada momentum HUT bertema “Dengan Semangat Bandar Lampung Bersinar, Kita Wujudkan Indonesia Emas” ini, ia menyerukan pentingnya sinergi kolaboratif yang melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat.
“Semangat gotong royong yang telah menjadi kekuatan Kota Bandar Lampung selama ratusan tahun harus terus kita pelihara. Dengan kolaborasi yang kuat, Bandar Lampung akan mampu menjadi kota yang maju, inklusif, berdaya saing, dan menyejahterakan seluruh masyarakat,” tutur wali kota perempuan pertama Bandar Lampung tersebut.
Langkah taktis yang diusung Bunda Eva mendapat respons positif dari Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Hadir langsung dalam sidang paripurna tersebut, gubernur yang akrab disapa Kyai Mirza, memuji perkembangan Bandar Lampung yang kini sukses menjelma sebagai wajah sekaligus simbol kemajuan Provinsi Lampung di kancah nasional.
“Kota Bandar Lampung telah mewujud menjadi simbol kemajuan Provinsi Lampung, menjadi pusat kuliner, tujuan wisata, dan rumah bagi masyarakat yang ramah serta toleran,” kata Kyai Mirza.
Meski memuji capaian Pemkot di bawah kepemimpinan Bunda Eva, Kyai Mirza tetap mengingatkan agar pemerintah daerah mengantisipasi dampak negatif urbanisasi, seperti meningkatnya mobilitas warga dan tingginya tuntutan kualitas pelayanan publik.
Ia juga mengapresiasi berkembangnya ekosistem digital dan industri kreatif di Bandar Lampung yang digerakkan oleh generasi muda.
“Tugas kita hari ini adalah memastikan Bandar Lampung memberikan ruang tumbuh bagi ide-ide baru dan kreativitas tersebut,” pungkas Kyai Mirza.
Sebagai bentuk simbolis sinergi antara pemerintah kota dan provinsi, prosesi peringatan hari jadi ini ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Mirza yang kemudian diserahkan langsung kepada Wali Kota Eva Dwiana.
(smd)












