Bandar Lampung, Berjayanews.com — Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Bandar Lampung kembali menggelar Operasi Pasar Murah di empat titik wilayah Kecamatan Teluk Betung Barat, yakni Kelurahan Bakung, Batu Putuk, Kuripan, dan Negeri Olok Gading, pada Rabu (15/10/2025).
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, turun langsung memantau pelaksanaan kegiatan di lapangan, salah satunya di Kelurahan Bakung. Kegiatan ini juga dihadiri oleh lurah dan camat setempat.
Operasi pasar murah dimulai sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai. Warga tampak antusias mengantre untuk mendapatkan kebutuhan pokok bersubsidi yang disediakan pemerintah kota. Sebelumnya, pihak kelurahan telah menyampaikan pemberitahuan kepada masyarakat satu minggu sebelum kegiatan berlangsung.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya Operasi Pasar Murah, program dari Ibu Wali Kota. Kami ini warga kurang mampu yang sangat membutuhkan perhatian pemerintah. Semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan setiap bulan,” ujar salah seorang warga Kelurahan Bakung.
Kadis Perdagangan Erwin mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat terhadap program ini. Menurutnya, kegiatan pasar murah memiliki dampak positif dalam menjaga stabilitas harga dan membantu kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Di tengah harga kebutuhan yang terus meningkat, apalagi menjelang hari-hari besar keagamaan, program ini sangat membantu warga. Kami berharap kegiatan ini dapat terus berjalan di tahun-tahun berikutnya,” kata Erwin.
Program Operasi Pasar Murah telah dilaksanakan di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung secara bergilir dan serentak di masing-masing kelurahan. Tahun ini, kegiatan tersebut difokuskan pada momentum menjelang Idulfitri, Iduladha, Natal, dan Tahun Baru.
Selain pasar murah, Dinas Perdagangan juga melanjutkan program UMKM 0 Persen, yaitu program bantuan tanpa bunga bagi pelaku usaha mikro kecil menengah di Kota Tapis Berseri. Program ini telah berjalan sejak tahun sebelumnya dan kembali dibuka pada 2025.
“Untuk saat ini sudah ada sekitar 400 warga yang mendaftar program UMKM 0 Persen. Tidak ada target khusus, siapa pun boleh mendaftar dan akan kami verifikasi. Harapannya, program ini benar-benar bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” tutup Erwin. (frd)











