Berjayanews.com,- Wacana mengenai penambahan Bahasa Portugis ke dalam kurikulum pendidikan nasional mencuat pasca pertemuan bilateral antara Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di Istana Negara beberapa minggu lalu.
Menanggapi wacana tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung melalui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP, M.H., menyatakan kesiapan daerah untuk menjalankan kebijakan dari pemerintah pusat. , Thomas Amirico menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Lampung.
“Intinya, apa yang menjadi kebijakan pemerintah presiden, kami di daerah siap tegak lurus terkait kebijakan tersebut,” ujar Thomas Amirico, Selasa (4/11/2025)
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memahami secara detail regulasi resmi dan edaran terkait penerapan Bahasa Portugis ini.
Thomas Amirico juga menjelaskan bahwa di Provinsi Lampung, penerapan bahasa asing dan bahasa lokal telah berjalan dengan baik di berbagai jenjang pendidikan.
“Untuk di Lampung, penerapan bahasa asing dan lokal sudah kami jalankan dengan baik,” katanya. (Asa)













