Berjayanews.com,- Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPD LPM) Provinsi Lampung bergerak merespons agenda nasional organisasi.
Menjelang perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) V LPM Republik Indonesia, jajaran pengurus provinsi mengagendakan rapat koordinasi melibatkan seluruh pimpinan daerah tingkat kabupaten dan kota.
Langkah diambil menyusul terbitnya instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPM RI melalui surat nomor 055/B/DPP/LPM-RI/XII/2025.
Munas V tersebut dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 20 Desember 2025 di Jakarta.
Sebagai bentuk kesiapan daerah, DPD LPM Provinsi Lampung memandang perlu penyamaan persepsi dan konsolidasi internal sebelum bertolak ke ibu kota.
Ketua DPD LPM Provinsi Lampung, Drs. Ahmad Bastian SY, bersama Sekretaris Ali Sopian, S.H., M.H., C.PM., akan menggelar rapat pembahasan teknis, yang akan digelar, Rabu 17 Desember 2025, pukul 11.00 hingga selesai.
Kegiatan akan digelar di Untung Suropati, Gg. Family VI/VIb, Kelurahan Labuhan Ratu Raya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung
Menurut Sekretaris Ali Sopian LPM Provinsi Lampung, agenda utama rapat koordinasi membahas kesiapan kontingen Lampung dalam menyukseskan Munas V.
Selain masalah administratif dan akomodasi, rapat diharapkan menjadi wadah merumuskan aspirasi daerah yang akan dibawa ke tingkat nasional demi kemajuan pemberdayaan masyarakat di Bumi Ruwa Jurai.
”Koordinasi ini merupakan langkah penting agar delegasi Lampung memiliki suara yang bulat dan kontribusi nyata dalam Munas nanti,” tulis Ali Sopyan, SH, dalam keterangan undangan resmi yang dirilis pada Selasa (16/12).
Pihak sekretariat menekankan dua poin penting bagi seluruh peserta rapat:
Kedisiplinan Waktu, Seluruh peserta diminta hadir tepat waktu mengingat padatnya materi pembahasan dan Identitas Organisasi, Peserta diwajibkan mengenakan seragam resmi LPM sebagai simbol kesolidan dan profesionalisme lembaga.
Melalui persiapan yang matang di tingkat daerah, LPM Provinsi Lampung optimis dapat berperan aktif dalam menentukan arah kebijakan pemberdayaan masyarakat Indonesia untuk periode mendatang dalam forum kedaulatan tertinggi organisasi di Jakarta nanti (Silo)












