Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Anggota DPRD Lampung Diduga Kempeskan Empat Ban Mobil Mahasiswi, BK: Masuk Pelanggaran Etik Berat

×

Anggota DPRD Lampung Diduga Kempeskan Empat Ban Mobil Mahasiswi, BK: Masuk Pelanggaran Etik Berat

Share this article
Anggota DPRD Lampung Diduga Kempeskan Empat Ban Mobil Mahasiswi, BK Masuk Pelanggaran Etik Berat

Bandar Lampung – Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Lampung, Abdullah Surajaya, menegaskan bahwa tindakan mengempeskan ban mobil milik seorang mahasiswi yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung Andy Roby masuk dalam kategori pelanggaran etik dan berpotensi dikenakan sanksi berat.

“Pelapor menyampaikan bahwa ban mobilnya dikempeskan. Kami kemudian menindaklanjuti dengan memanggil pelapor untuk mengklasifikasi laporan dan membuat berita acara pelaporan,” ujar Abdullah Surajaya usai rapat BK DPRD Lampung, Senin (2/2/2026).

Abdullah menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat seorang mahasiswi Universitas Bandar Lampung (UBL) mendatangi Gedung DPRD Lampung untuk melakukan wawancara keperluan penyusunan skripsi. Setelah kegiatan wawancara selesai dan pelapor hendak pulang, ia mendapati keempat ban mobilnya dalam kondisi kempes.

Keesokan harinya, mahasiswi tersebut melaporkan kejadian itu secara resmi ke Badan Kehormatan DPRD Lampung. BK kemudian melakukan pemeriksaan awal, termasuk menelaah rekaman CCTV di lokasi kejadian.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan berita acara pemeriksaan, disimpulkan bahwa laporan tersebut benar adanya. Dalam berita acara disebutkan bahwa ban mobil pelapor diduga dikempeskan oleh anggota DPRD Provinsi Lampung atas nama Andy Roby,” kata Abdullah.

Sementara itu, Andy Roby yang merupakan anggota Komisi III DPRD Provinsi Lampung disebut sempat memberikan keterangan bahwa dirinya melakukan tindakan tersebut karena dalam kondisi panik. Ia mengaku menerima kabar adanya anggota keluarga yang sakit, sementara kendaraannya tidak dapat keluar karena terhalang mobil lain.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan aksi pengempesan ban tersebut beredar luas di media sosial dan menuai beragam reaksi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Andy Roby maupun dari partai politik yang menaunginya terkait tindak lanjut dan klarifikasi atas peristiwa tersebut. (Frd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *