Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Kampung Warna-warni, Penataan Kali Dimulai dari Tanjung Karang Pusat

×

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Kampung Warna-warni, Penataan Kali Dimulai dari Tanjung Karang Pusat

Share this article
Illustrasi.

BERJAYANEWS.COM — Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiapkan konsep kampung warna-warni sebagai bagian dari penataan kawasan perkotaan. Program itu akan dimulai dari kawasan Tanjung Karang Pusat dengan memanfaatkan penataan aliran kali sebagai salah satu elemen utama.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan penataan tersebut dirancang untuk mempercantik kawasan sekaligus menghidupkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan. Pemerintah kota ingin kawasan yang selama ini identik dengan aliran kali dan permukiman padat memiliki wajah baru yang lebih menarik.

Menurut Eva, rencana penataan kali tersebut telah dikoordinasikan dengan Gubernur Lampung. Pemerintah provinsi, kata dia, memberikan respons positif terhadap upaya Pemkot Bandar Lampung memperkuat gerakan kebersihan lingkungan.

“Penataan tahap awal dijadwalkan berlangsung di kawasan Tanjung Karang Pusat sebagai lokasi percontohan,” kata Eva Dwiana, Sabtu, (28/2).

Konsep yang disiapkan pemerintah kota adalah memberikan sentuhan warna-warni pada kawasan di sekitar aliran kali. Warna tersebut diharapkan membuat lingkungan terlihat lebih hidup sekaligus menjadi daya tarik baru bagi warga.

Dari penataan itu, Pemkot Bandar Lampung berharap muncul kawasan yang memiliki karakter khas seperti kampung warna-warni. Bukan hanya dinding atau bangunan yang dipercantik, pemerintah juga ingin kebersihan kali dan lingkungan di sekitarnya menjadi bagian dari konsep tersebut.

Eva mengatakan kegiatan penataan akan berjalan beriringan dengan gerakan bersih-bersih yang selama ini dilakukan pemerintah kota setiap Jumat. Kegiatan itu melibatkan aparatur pemerintah dan masyarakat untuk membersihkan lingkungan dari sampah dan berbagai material yang dapat mengganggu aliran air.

Konsep kampung warna-warni juga diharapkan tidak berhenti pada perubahan tampilan. Pemerintah kota ingin warga ikut memiliki dan merawat kawasan yang telah ditata. Dengan begitu, pengecatan dan pembenahan lingkungan tidak menjadi proyek sesaat yang kembali kumuh setelah beberapa waktu.

“Yang paling penting adalah kebersihan. Kita ingin masyarakat ikut menjaga lingkungan yang sudah ditata,” ujar Eva.

Jika penataan tahap awal di Tanjung Karang Pusat berjalan sesuai rencana, konsep tersebut berpotensi diterapkan di kawasan lain. Pemerintah kota dapat menjadikan kampung warna-warni sebagai bagian dari strategi mempercantik ruang publik sekaligus membangun budaya menjaga kebersihan.

Selain penataan lingkungan, Pemkot Bandar Lampung juga melakukan penertiban parkir di sejumlah titik yang dianggap mengganggu ketertiban. Langkah tersebut dilakukan bersama unsur terkait agar kawasan perkotaan terlihat lebih rapi dan nyaman.

Pembenahan lingkungan dan penertiban kawasan menjadi perhatian pemerintah menjelang Lebaran. Aktivitas warga diperkirakan meningkat sehingga kondisi jalan, ruang publik, dan kawasan permukiman perlu dijaga tetap tertib.

Eva mengatakan pemerintah kota menargetkan Bandar Lampung tetap bersih, tertib, dan aman. Penataan kampung warna-warni menjadi salah satu upaya untuk memperbaiki wajah kota sekaligus mengajak masyarakat terlibat langsung dalam menjaga lingkungan.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *