BERJAYANEWS.COM — Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai bersiap menghadapi peningkatan arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah daerah melihat kedatangan pemudik bukan hanya sebagai tantangan mobilitas, tetapi juga peluang menggerakkan ekonomi kota melalui sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan usaha masyarakat.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan kota tersebut diperkirakan menjadi salah satu titik keramaian selama periode mudik dan libur Lebaran. Sebagian pemudik diperkirakan singgah sebelum melanjutkan perjalanan, sementara lainnya menjadikan Bandar Lampung sebagai tujuan akhir.
Menurut Eva, peningkatan kunjungan mulai terlihat dari tingkat hunian hotel. Sejumlah hotel di Bandar Lampung disebut telah mengalami kenaikan jumlah tamu menjelang Lebaran.
“Bandar Lampung diprediksi akan ramai oleh pemudik. Banyak hotel yang tingkat hunian kamarnya sudah penuh,” kata Eva Dwiana, Jum’at, (13/3).
Ia berharap lonjakan kunjungan tersebut ikut menggerakkan perekonomian masyarakat. Bertambahnya wisatawan dan pemudik, kata dia, semestinya memberikan dampak berantai terhadap usaha penginapan, restoran, pusat kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha kecil.
Eva juga berharap peningkatan aktivitas ekonomi selama musim mudik dapat berkontribusi terhadap pendapatan daerah.
“Kami berharap dengan meningkatnya kunjungan ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga bisa bertambah dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Selain perhotelan, Pemerintah Kota Bandar Lampung mendorong pemanfaatan momentum Lebaran untuk mengenalkan berbagai tujuan wisata di kota tersebut. Destinasi wisata, pusat kuliner, serta tempat hiburan diharapkan menjadi pilihan bagi pemudik yang menghabiskan waktu libur di Bandar Lampung.
Bagi pemerintah daerah, ramainya wisatawan selama Lebaran juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sektor pariwisata. Bandar Lampung tidak hanya diharapkan menjadi kota persinggahan, tetapi juga tempat yang membuat pemudik tertarik untuk tinggal lebih lama.
Eva meminta pelayanan kepada masyarakat selama periode tersebut diperhatikan. Pemerintah dan pelaku usaha, terutama sektor pariwisata dan perhotelan, diminta memastikan pengunjung mendapatkan rasa aman dan nyaman.
“Pelayanan yang baik sangat penting agar para pemudik merasa aman dan nyaman selama berada di Bandar Lampung, baik saat datang maupun ketika kembali ke daerah asal mereka,” kata Eva.
Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap peningkatan arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman dan lancar. Di sisi lain, tingginya pergerakan masyarakat diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama masa libur Lebaran.
(*)










