BANDAR LAMPUNG — Semangat emansipasi terpancar kuat di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026). Dalam upacara peringatan Hari Kartini Tahun 2026, Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Ibu Purnama Wulan Sari Mirza, mengajak seluruh perempuan Lampung untuk menjadikan pendidikan sebagai “senjata” utama dalam berkiprah di pembangunan daerah.
Mengangkat tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, upacara kali ini tampil beda karena seluruh petugas upacaranya—mulai dari inspektur hingga pengibar bendera—adalah perempuan.
Pendidikan: Pintu Kemajuan Perempuan
Saat membacakan sejarah singkat perjuangan R.A. Kartini, Ibu Wulansari menekankan bahwa sosok Kartini adalah perempuan visioner yang percaya bahwa pendidikan adalah pintu keluar dari ketidakadilan.
“Raden Ajeng Kartini percaya bahwa pendidikan adalah pintu kemajuan. Pemikirannya menginspirasi perempuan Indonesia untuk memiliki kesempatan yang setara,” ujar Ibu Wulansari.
Dominasi Perempuan di Pemerintahan Lampung
Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulida Zauroh, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, mengungkapkan fakta menarik. Saat ini, keterwakilan perempuan di eselon II Pemprov Lampung sudah menyentuh angka 30 persen (14 dari 48 pejabat).
Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen nyata dalam memberikan ruang kepemimpinan bagi kaum perempuan.
Melalui momentum ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus memperkuat perlindungan perempuan dan anak, serta mendorong partisipasi perempuan dalam ekonomi. Semangat Kartini diharapkan melahirkan pribadi yang mandi (*)











