Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Puluhan Jeep Tua Turun Gunung! Willys Lampung Community Curi Perhatian di Pawai Budaya HUT ke-344 Kota Tapis Berseri!

×

Puluhan Jeep Tua Turun Gunung! Willys Lampung Community Curi Perhatian di Pawai Budaya HUT ke-344 Kota Tapis Berseri!

Share this article
Salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat adalah Willys Lampung Community (WLC) yang dipimpin Ketua WLC, Henry Kurniawan Yuza. Dalam festival tersebut, WLC menampilkan 30 unit Jeep Willys klasik yang menjadi daya tarik tersendiri dalam iring-iringan kendaraan hias.

BERJAYANEWS.COM, Bandar Lampung – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung semakin terasa dengan digelarnya Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Begawi Bandar Lampung 2026 di kawasan Tugu Adipura, Minggu (19/7/2026).

Sebanyak 538 peserta pawai budaya dan 82 kendaraan hias memadati pusat Kota Bandar Lampung. Berbagai komunitas, instansi pemerintah, organisasi masyarakat, hingga kelompok seni budaya turut ambil bagian dalam perhelatan tahunan tersebut.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian masyarakat adalah Willys Lampung Community (WLC) yang dipimpin Ketua WLC, Henry Kurniawan Yuza. Dalam festival itu, WLC menampilkan 30 unit Jeep Willys klasik yang menjadi daya tarik tersendiri dalam iring-iringan kendaraan hias.

Henry Kurniawan Yuza mengatakan, WLC saat ini memiliki sekitar 96 anggota aktif yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Lampung. Komunitas mobil tua ini, menjadi wadah bagi para pecinta Jeep Willys sekaligus berkomitmen melestarikan kendaraan bersejarah.

“Meski mobil ini sudah berusia tua, kami tetap eksis. WLC menjadi wadah bagi para penghobi Jeep Willys di Lampung sekaligus menjaga dan melestarikan kendaraan bersejarah agar tetap dikenal masyarakat,” ujar Henry didampingi Humas WLC, Waluyo.

Menurut Henry, WLC tidak sekedar menjadi komunitas otomotif, tetapi juga ingin berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata dan pelestarian sejarah di Provinsi Lampung.

“Kami ingin terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam memajukan pariwisata daerah. Jeep Willys merupakan bagian dari sejarah, khususnya peninggalan era Perang Dunia, yang kini kami restorasi dan rawat. Kendaraan ini memiliki nilai sejarah sekaligus potensi menjadi daya tarik wisata,” katanya.

Ia menambahkan, WLC siap berpartisipasi dalam berbagai agenda pemerintah, termasuk peringatan HUT Kota Bandar Lampung maupun kegiatan yang berkaitan dengan promosi budaya, sejarah, dan pariwisata.

“Kami bangga bisa ikut ambil bagian dalam peringatan HUT ke-344 Kota Bandar Lampung. Harapan kami, WLC dapat menjadi salah satu aset yang mendukung pengembangan pariwisata sekaligus pelestarian warisan sejarah di Kota Bandar Lampung maupun Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Henry, WLC memiliki sekitar 30 unit Jeep Willys yang siap digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan pariwisata, event budaya, maupun agenda resmi pemerintah.

Pada pelaksanaannya, Festival Kendaraan Hias dan Pawai Budaya Begawi Bandar Lampung 2026 ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Menurut Eva, diajang ini bisa semakin mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat sekaligus memperkuat komitmen dalam melestarikan budaya daerah dari berbagai unsur. Mulai dari Forkopimda, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, BUMD, hingga seluruh kecamatan di Kota Bandar Lampung. Semuanya turut berpartisipasi dalam parade kendaraan hias.

“Terima kasih atas partisipasi seluruh peserta. Jaga sportivitas dan tetap semangat untuk meraih kemenangan” ujar Eva.

Perayaan budaya tahun ini diikuti 538 peserta dari berbagai komunitas seni dan budaya. Diantaranya, Drumband SMPN 32 Bandar Lampung, Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung, Sai Batin Marga Teluk Betung, Pepadun Marga Balau Tiyuh Kedamaian, komunitas budaya Cirebon, Jawa Barat, etnis Tionghoa, Jawa Timur, Bundo Kanduang IKBSB, budaya Dayak, hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Sementara itu, parade kendaraan hias diikuti 82 kendaraan yang berasal dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, OPD, kecamatan, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai komunitas otomotif, termasuk Willys Lampung Community. Dan Kehadiran puluhan Jeep Willys klasik milik WLC, menjadi salah satu ikon yang menyedot perhatian masyarakat sepanjang rute pawai.

(Silo) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *