BERJAYANEWS.COM – Berada di kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas, Desa Braja Kencana, Kecamatan Braja Selebah Kabupaten Lampung Timur, menyimpan potensi wisata alam dan ekonomi kreatif yang terus berkembang.
Desa ini menjadi salah satu pintu gerbang bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan bentang alam Way Kambas sekaligus merasakan pengalaman wisata berbasis masyarakat.
Sebagai desa penyangga kawasan konservasi, Braja Kencana memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pengembangan sektor pariwisata. Konsep yang diusung adalah wisata berbasis bentang alam (landscape-based tourism), yang memadukan konservasi, edukasi, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hamparan savana, aliran sungai alami, hingga keberadaan berbagai satwa liar yang dilindungi menjadi daya tarik utama kawasan ini. Wisatawan dapat menikmati panorama khas Way Kambas sekaligus mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dengan kawasan konservasi.
Selain menawarkan keindahan alam, kawasan desa wisata di sekitar Way Kambas juga menghadirkan beragam aktivitas yang dapat dinikmati wisatawan bersama keluarga maupun rombongan.
Wisata Pengamatan Satwa Liar
Salah satu aktivitas favorit adalah pengamatan satwa liar di kawasan perbatasan hutan Way Kambas. Dengan didampingi pemandu lokal berpengalaman, wisatawan berkesempatan mengamati berbagai jenis burung (aves), reptil, hingga mamalia yang hidup di habitat alaminya.
Menyusuri Sungai Way Kambas
Wisatawan juga dapat menikmati pengalaman susur sungai menggunakan perahu motor milik warga. Dari atas perahu, pengunjung disuguhi pemandangan hutan tropis Way Kambas yang masih alami sembari menikmati suasana tenang khas kawasan konservasi.
Wisata Edukasi dan Agrowisata
Bagi pencinta wisata edukasi, tersedia paket agrowisata yang mengajak pengunjung mengenal berbagai komoditas pertanian seperti buah naga, melon, semangka, jeruk hingga budidaya jamur tiram. Wisatawan bahkan dapat memetik hasil panen secara langsung.
Tak hanya itu, pengunjung juga bisa mencoba aktivitas pertanian tradisional seperti menyadap getah karet hingga menanam padi bersama warga.
Savana, Camping, dan Adopsi Pohon
Hamparan padang savana menjadi lokasi favorit wisatawan untuk bersantai maupun berfoto. Kawasan ini juga dilengkapi area camping ground, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana malam di dekat kawasan hutan Way Kambas.
Bagi wisatawan yang peduli terhadap lingkungan, tersedia pula program adopsi pohon, di mana pengunjung diajak menanam pohon sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian kawasan hutan.
Wisata Budaya dan Ekonomi Kreatif
Selain wisata alam, pengembangan ekonomi kreatif masyarakat juga menjadi daya tarik tersendiri. Wisatawan dapat belajar membuat kerajinan tangan berupa rajutan berbentuk satwa khas Way Kambas, seperti gajah, harimau, hingga badak.
Di kawasan sekitar juga berkembang wisata budaya yang memperkenalkan kesenian Bali melalui pertunjukan tari dan gamelan yang dimainkan masyarakat setempat. Pengunjung bahkan dapat mengikuti kelas singkat tari maupun memainkan alat musik tradisional.
Potensi Besar Desa Penyangga Way Kambas
Keberadaan Desa Braja Kencana sebagai desa penyangga Way Kambas menunjukkan bahwa kawasan konservasi tidak hanya menjadi habitat satwa liar, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pariwisata yang berkelanjutan.
Dengan perpaduan wisata alam, konservasi, budaya, edukasi, dan ekonomi kreatif, Desa Braja Kencana memiliki potensi besar menjadi salah satu destinasi unggulan di Lampung Timur yang menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
Melalui pengelolaan yang berkelanjutan serta dukungan berbagai pihak, desa ini diharapkan mampu menjadi contoh bagaimana pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar. (*)












