Sebelum PRABOWO Megawati Sempat Sentil Praktik Penyadapan Ilegal: Saya Orang Paling Disadap Di Indonesia!

Sebelum PRABOWO Megawati Sempat Sentil Praktik Penyadapan Ilegal: Saya Orang Paling Disadap Di Indonesia!

JAKARTA — Di tengah gemparnya penetapan tiga perwira tinggi kepolisian sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto, pejabat negara, hingga pengusaha, publik kembali menilik pernyataan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut jauh-jauh hari pernah mengungkapkan bahwa praktik penyadapan ilegal di Indonesia sudah lama menyasar figur-figur politik nasional, termasuk dirinya.

Dalam acara peresmian sekretariat baru DPP Merah Putih di Gondangdia, Jakarta Pusat, pada 28 Oktober 2024 lalu, Megawati secara terbuka membeberkan alasannya tak menggunakan ponsel genggam (smartphone).

Ia berseloroh bahwa dirinya merupakan sosok yang paling sering disadap di Indonesia bak agen rahasia James Bond, bahkan kerap menegur langsung para penyadap saat merasa jengkel melalui sambungan telepon.

Pernyataan masa lalu tersebut menjadi relevan seiring langkah Bareskrim Polri yang resmi mengumumkan penetapan tersangka terhadap Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kadivkum Polri Irjen Pol. Ahrie Sonta, serta Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Eko Hadi Santoso pada Selasa (3/11/2026).

Ketiganya dijerat dengan pasal berlapis meliputi Pasal 258 dan Pasal 332 KUHP UU No. 1 Tahun 2023 serta UU ITE dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun atas dugaan illegal access dan penyadapan tak berizin. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *