Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Marak Kebakaran Lahan di Bandar Lampung, Damkar Siagakan 30 Pleton dan 24 Armada

×

Marak Kebakaran Lahan di Bandar Lampung, Damkar Siagakan 30 Pleton dan 24 Armada

Share this article
Kepala Dinas Damkar Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan. | Foto: Ist

BERJAYANEWS.COM — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bandar Lampung meningkatkan kewaspadaan penuh guna mengantisipasi maraknya insiden kebakaran lahan selama musim kemarau.

Langkah pengetatan siaga ini diambil menyusul keberhasilan petugas memadamkan amukan si jago merah di tiga lokasi berbeda dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Damkar Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, mengonfirmasi bahwa tiga titik lokasi yang sempat terbakar berada di kawasan Kecamatan Labuhan Ratu, Kemiling, dan Tanjung Karang Barat.

“Alhamdulillah dari tiga titik tersebut keseluruhan semuanya berhasil kita padamkan, untuk korban jiwa juga tidak ada,” kata Anthoni, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan laporan warga dan pamong setempat, pemicu utama kebakaran diduga kuat berasal dari kelalaian aktivitas warga.

Terik musim kemarau mempercepat kobaran api menyebar akibat pembakaran sampah hingga lemparan puntung rokok sembarangan.

Menanggapi kondisi tersebut, Anthoni menegaskan adanya arahan langsung dari Wali Kota Bandar Lampung untuk memperketat pembatasan aktivitas pemicu kebakaran di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau berdasarkan arahan juga dari Ibu Wali Kota menegaskan bahwasannya kegiatan-kegiatan yang dapat memicu terjadinya kebakaran untuk sementara dalam situasi kemarau ini dihindari, seperti membuka lahan dengan cara dibakar, kemudian membakar sampah di lokasi yang bisa menimbulkan kebakaran besar,” ujar Anthoni.

Baca Juga: BMKG Deteksi 208 Titik Panas di Lampung, Warga Diimbau Jangan Bakar Sampah dan Lahan

Sebagai langkah antipasi masif, Pemkot Bandar Lampung menginstruksikan Damkar berkolaborasi dengan BPBD untuk memetakan serta memitigasi wilayah-wilayah rawan bencana.

“Dari Dinas Damkar menyediakan 30 pleton untuk standby 24 jam beserta 24 armada pemadam kebakaran untuk mengantisipasi apabila ada laporan pembakaran di wilayah Kota Bandar Lampung,” tuturnya.

Terkait dugaan adanya unsur kesengajaan dalam insiden kebakaran lahan belakangan ini, Anthoni menyebut pihak pemadam kebakaran masih berpatokan pada laporan kelalaian warga.

“Untuk sementara laporan dari warga masyarakat memang akibat aktivitas membakar sampah ataupun puntung rokok, tetapi untuk investigasi yang lebih mendalam itu dilakukan oleh pihak kepolisian,” kata Anthoni memungkas.

(smd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *