Example floating
Example floating
Bandar LampungDaerahNews

Bongkar Mitos ‘Salah Jurusan’, Aulia Cahyati: “Kemauan Memulai Lebih Mahal Daripada Gelar Sarjana.”

×

Bongkar Mitos ‘Salah Jurusan’, Aulia Cahyati: “Kemauan Memulai Lebih Mahal Daripada Gelar Sarjana.”

Share this article

Bandar Lampung, Berjayanews.com – Sosok pengusaha muda sekaligus CEO Kanikko, Aulia Cahyati, ST, menjadi pusat perhatian dalam Workshop “Persiapan Dunia Kerja, Peluang Usaha dan Karier Lulusan” yang digelar oleh FISIP Universitas Lampung, Kamis (27/08/2026). Dalam pemaparannya, Aulia membagikan perspektif kritis mengenai tantangan nyata yang dihadapi para lulusan baru di era dinamis saat ini.

Aulia menggarisbawahi bahwa hambatan terbesar bagi seorang lulusan seringkali bukan berasal dari faktor eksternal, melainkan dari tantangan internal diri sendiri, yakni rasa malas dan kecenderungan untuk tetap berada di zona nyaman. Menurutnya, kemauan untuk memulai sesuatu yang baru adalah fondasi utama bagi siapa pun yang ingin sukses di dunia profesional maupun kewirausahaan.

“Banyak lulusan yang terlalu idealis dan hanya ingin bekerja di bidang yang linier dengan jurusannya. Padahal, dunia kerja menuntut fleksibilitas. Kemauan untuk mencoba hal baru, meskipun tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan, justru akan menumbuhkan pengalaman dan kemampuan untuk mendevelop diri sendiri lebih baik,” ujar Aulia di hadapan para peserta workshop.

Sebagai ilustrasi, Aulia memberikan contoh nyata perjalanan karier yang tidak kaku. Ia mencontohkan bagaimana seseorang dengan latar belakang pendidikan teknik sipil bisa sukses merambah dunia pemasaran (marketing) hingga akhirnya membangun usaha katering. Perubahan haluan ini, menurut Aulia, bukanlah sebuah kegagalan akademik, melainkan sebuah proses adaptasi yang cerdas.

Lebih lanjut, ia memperkenalkan konsep survival skill atau kemampuan bertahan hidup. Baginya, skill ini bukan hanya sekadar kecakapan teknis, tetapi kombinasi antara mentalitas baja, kemauan belajar secara otodidak, dan keberanian mengambil risiko. Aulia mengajak para calon wisudawan untuk melepaskan belenggu rasa malas dan mulai membangun portofolio pengalaman sejak dini.

“Kuliah adalah tempat membuka wawasan dan belajar menempatkan diri. Namun, setelah lulus, yang akan membuat kita bertahan adalah survival skill—kemampuan untuk terus bergerak dan berinovasi di tengah ketidakpastian. Jangan takut untuk mencoba hal di luar disiplin ilmu kalian, karena di sanalah seringkali peluang besar tersembunyi,” tegasnya.

Kehadiran Aulia Cahyati dalam workshop ini diharapkan dapat mengubah paradigma lulusan FISIP Unila agar lebih terbuka terhadap berbagai peluang karier dan berani mengambil langkah pertama sebagai pengusaha muda yang tangguh dan mandiri.

(wen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *