BERJAYANEWS.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bersama tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang anak yang hanyut terbawa arus saat hujan deras melanda wilayah tersebut, Jum’at, (6/3) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Bandar Lampung Idham Basyar mengatakan pencarian dilakukan dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi jalur arus air. Tim yang terlibat terdiri atas Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta elemen masyarakat.
“Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran untuk mencari korban yang hilang. Tim gabungan terdiri dari Basarnas, BPBD, Polri, TNI dan elemen masyarakat lainnya,” kata Idham, Jum’at, (6/3).
Menurut dia, korban yang dilaporkan hanyut merupakan seorang anak dan peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Rajabasa ketika hujan deras mengguyur Kota Bandar Lampung.
“Yang sudah pasti itu ada satu anak terbawa arus air saat hujan deras mengguyur kota ini,” ujarnya.
Idham juga menanggapi adanya informasi mengenai seorang korban tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di Kecamatan Kedamaian. Namun, BPBD belum dapat memastikan informasi tersebut dan masih melakukan pengecekan.
“Untuk korban meninggal dunia tanpa identitas itu, nanti kami cek dulu, tapi yang pasti korban (anak) hanyut ada di Rajabasa,” katanya.
Hujan deras yang mengguyur Bandar Lampung selama sekitar dua jam menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Beberapa daerah yang terdampak antara lain Kecamatan Labuhan Ratu, Way Halim, Sukabumi, Sukarame dan Kedamaian.
Idham mengatakan personel BPBD masih dikerahkan untuk membantu proses pembersihan serta mengevakuasi warga yang terdampak banjir.
“Saat ini tim BPBD juga sedang bekerja melakukan pembersihan dan evakuasi warga,” katanya.
Hujan deras tersebut dilaporkan mengguyur Bandar Lampung sejak siang hingga sore hari. Intensitas hujan menyebabkan sejumlah ruas jalan utama dan permukiman warga tergenang air.
(*)













Response (1)