BERJAYANEWS.COM – PT Pegadaian kembali memperkuat posisinya di pasar modal internasional. Emiten pergadaian pelat merah ini baru saja dinobatkan sebagai pemenang kategori Best Social Bond/Sukuk – Non Bank Financial Institution (NBFI) dalam ajang bergengsi The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2026 yang digelar di Hong Kong.
Penghargaan ini merupakan apresiasi atas langkah progresif Pegadaian dalam menghimpun dana melalui instrumen keuangan hijau dan sosial.
Secara spesifik, juri menyoroti keberhasilan penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 serta Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial Berkelanjutan Tahap III Tahun 2025.
Kedua instrumen tersebut membukukan nilai total fantastis mencapai Rp3,49 triliun.
Keputusan dewan juri independen didasarkan pada tiga pilar utama: inovasi instrumen, kekuatan peringkat kredit perusahaan, serta efektivitas eksekusi di pasar modal di tengah dinamika ekonomi global.
Pegadaian dinilai berhasil mengintegrasikan prinsip Sustainable Finance ke dalam strategi pendanaan yang berdampak langsung pada inklusi keuangan masyarakat.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan bahwa strategi pendanaan perusahaan tidak lagi sekadar mengejar profit, tetapi sudah bergeser ke arah dampak sosial (social impact).
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Pegadaian mampu menghadirkan inovasi keuangan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi,” ujar Novryandi dalam keterangan resminya, Jumat, (17/4/2026).
Menurut Novryandi, penerbitan obligasi sosial ini merupakan bagian dari visi besar perusahaan bertajuk “MengEMASkan Indonesia”.
Strategi ini mengedepankan solusi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan bagi pelaku usaha mikro serta masyarakat yang belum terjangkau perbankan (unbanked).
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan nilai tambah ekonomi melalui instrumen yang inovatif. Fokus kami bukan hanya bisnis, tapi menciptakan dampak sosial yang luas,” tambahnya.
Keberhasilan penghimpunan dana triliunan rupiah ini didukung oleh barisan Joint Lead Underwriters (JLU) kelas kakap. Sejumlah perusahaan sekuritas besar terlibat dalam proses emisi ini, di antaranya:
- PT CIMB Sekuritas & PT BCA Sekuritas
- PT BNI Sekuritas & PT BRI Danareksa Sekuritas
- PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
- PT Indo Premier Sekuritas & PT Mandiri Sekuritas
Dengan penghargaan ini, Pegadaian berambisi menjadi role model dalam penerapan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) di industri keuangan non-bank se-Asia Tenggara.
Langkah ini diharapkan mampu mempertebal kepercayaan investor global terhadap stabilitas dan prospek jangka panjang perusahaan.
(*)












