Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Hanya 18 UMKM di Bandar Lampung Lolos Pinjaman Bunga 0 Persen, SLIK Jadi Penghambat Utama

×

Hanya 18 UMKM di Bandar Lampung Lolos Pinjaman Bunga 0 Persen, SLIK Jadi Penghambat Utama

Share this article
Illustrasi.

BERJAYANEWS.COM – Program pinjaman berbunga nol persen yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mencatat minat yang sangat tinggi dari para pelaku usaha. Namun, tingginya antusiasme tersebut belum sejalan dengan tingkat kelulusan verifikasi.

Dari total sekitar 240 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengajukan pembiayaan, tercatat hanya 18 UMKM yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan dan siap menerima fasilitas pinjaman modal tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengungkapkan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat melalui beberapa tahapan, mulai dari pemeriksaan berkas administrasi hingga penilaian kelayakan perbankan (bankability).

Riana menjelaskan bahwa titik gugur terbanyak bagi para pendaftar terjadi pada tahapan pengecekan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Banyak pemohon masih tercatat memiliki kredit aktif sehingga belum memenuhi ketentuan program. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan bank dalam proses persetujuan,” ujar Riana pada Rabu (25/2/2026).

Sesuai regulasi program, calon penerima manfaat diwajibkan berada dalam kondisi bebas pinjaman berjalan. Selain masalah skor kredit, ketidaksesuaian data administratif seperti alamat usaha yang tidak sinkron juga menjadi faktor penghambat lainnya.

Program stimulus ekonomi ini didukung oleh alokasi anggaran Pemkot Bandar Lampung sebesar Rp3 miliar. Melalui kerja sama dengan pihak perbankan, setiap UMKM yang dinyatakan lolos berhak mendapatkan suntikan modal dengan skema:

  • Plafon Pinjaman: Rp20 juta hingga Rp50 juta.

  • Suku Bunga: 0% (Bunga ditanggung pemerintah).

  • Tujuan: Penguatan modal kerja dan kegiatan produktif.

Riana menegaskan bahwa program ini dirancang murni untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Bandar Lampung agar pelaku usaha kecil dapat berkembang tanpa terbebani bunga pinjaman.

“Harapannya, dana yang diterima benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif dan pengembangan usaha, sehingga struktur modal mereka menjadi lebih kuat ke depannya,” pungkasnya.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *