MBG Kota Bandar Lampung Kembali Beroperasi Mulai Senin, Pasca Dana Pencairan Tersendat
Bandar Lampung, Berjayanews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bandar Lampung dipastikan kembali beroperasi mulai Senin, 10 November 2025, pasca sempat terhenti beberapa waktu.
Pihak Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) mengonfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung bahwa dapur MBG akan kembali berproduksi usai gangguan teknis akibat maintenance dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Gangguan tersebut sempat menyebabkan terhambatnya proses pencairan dana di seluruh dapur MBG secara nasional karena akun approver terkunci.
“Betul, kemarin ada maintenance dari BGN. Akun approve untuk pencairan dana sempat terkunci,” jelas Naufal Moreno, pegawai SPPI
Naufal menambahkan bahwa sistem kini sudah kembali normal.
“Alhamdulillah, sejak Kamis kemarin sudah bisa digunakan kembali. Insya Allah mulai Senin, 10 November 2025, distribusi MBG dapat berjalan seperti biasa,” ujarnya.
Sebelumnya Viral pesan berantai masuk ke redaksi BerjayaNews mengenai penghentian sementara program MBG (Makan Bersama di Sekolah) di Bandar Lampung.
Dalam pengumuman yang beredar, disebutkan bahwa program MBG dihentikan mulai Kamis, 6 November 2025, hingga batas waktu yang belum ditentukan, akibat kendala pencairan biaya operasional dapur.
Dalam pesan tersebut dijelaskan bahwa Siswa diminta membawa bekal makanan dan minum dari rumah selama program belum berjalan kembali. Pihak sekolah memastikan akan memberikan informasi lebih lanjut apabila kondisi normal dan program dapat dilanjutkan.
“Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya,” demikian bunyi pengumuman tersebut.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung, Achmad Hery Setiawan, SE., MM, pun buka suara.
Menurut pria yang disapa Hery pihaknya akan melakukan crosscek terlebih dahulu terkait informasi tersebut.
Biasanya kata dia, jika ada masalah pembayaran akan ada laporan masuk. Namun sejauh ini belum ada.
“Kita akan cek dulu, biasanya kalau ada masalah ada laporan di group kami tapi sampai saat ini tidak ada informasi dan masalah,” ujar Herry saat dihubungi wartawan berjayanews, Rabu (5/11/2025)
Herry menambahkan, jika SPPG memberhentikan operasi kegiatan MBG di wilayahnya secara sepihak bisa namun harus sesuai aturan dan mekanismenya.
“Boleh-boleh saja dihentikan tapi ada alasan dan prosedur yang jelas,” tutupnya. (*)











