Berjayanews.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung menekankan pentingnya sinergitas antar-institusi dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana diwilayah Kota Tapis Berseri. Hal ini disampaikan oleh jajaran pemateri BPBD dalam kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Mitra Kodim 0410/KBL, Minggu (21/12/2025).
Hadir sebagai pemateri, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kota Bandar Lampung, Sarkoni, memberikan pembekalan khusus mengenai pentingnya langkah-langkah preventif sebelum bencana terjadi. Menurutnya, peran relawan seperti Mitra Kodim sangat vital dalam mengedukasi masyarakat.
“Kami memberikan materi mengenai mitigasi dan kesiapsiagaan berbasis masyarakat. Mitra Kodim harus menjadi mata dan telinga kami di lapangan. Bukan hanya saat bencana terjadi, tapi juga dalam memberikan edukasi kepada warga untuk mengenali potensi ancaman di lingkungan masing-masing demi meminimalisir risiko,” ujar Sarkoni.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) BPBD Kota Bandar Lampung, Gustriansyah, mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan Diksar ini sebagai langkah nyata membentuk masyarakat yang tanggap dan tangguh.
“Kegiatan ini sangat baik sekali. Dengan adanya Mitra Kodim ini, kita bisa semakin bersatu dalam penanganan dan penanggulangan bencana di lapangan. Sinergi ini merupakan implementasi dari amanat UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana,” ujar Gustriansyah dihadapan sekitar 70 anggota Mitra Kodim.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Mitra Kodim 0410/KBL, M. Sahripudin, S.P., menegaskan bahwa kesiapan personelnya adalah prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa kehadiran BPBD dalam Diksar ini memberikan bekal teknis yang sangat berharga bagi para anggota.
“Kami sangat berterima kasih atas pembekalan dari BPBD, baik dari sisi pencegahan maupun penanganan darurat. Ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan,” ungkap M. Sahripudin.
Sahripudin juga menambahkan bahwa tujuan utama dari Diksar ini adalah agar seluruh anggota memiliki standar operasional yang jelas saat di lapangan.
“Harapan saya, setelah mengikuti pelatihan ini, anggota Mitra Kodim 0410/KBL tidak lagi ragu dalam bertindak. Kami ingin memastikan setiap personel memiliki keahlian dasar yang mumpuni untuk membantu BPBD dan TNI dalam meminimalisir dampak risiko bencana di Bandar Lampung,” tegasnya.
Keterlibatan unsur masyarakat seperti Mitra Kodim dinilai sangat krusial karena penanggulangan bencana menggunakan prinsip Pentahelix, dimana pemerintah, masyarakat, dan unsur pendukung lainnya harus bergerak seirama. Melalui pembekalan ini, para anggota diharapkan mampu memberikan bantuan awal yang efektif sebelum bantuan tim teknis tiba dilokasi. (Silo)











