BERJAYANEWS.COM — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung yang terjadi Kamis (08/01) kemarin sore hingga malam, mengakibatkan sejumlah drainase dikawasan Way Halim meluap.
Luapan debit air yang melampaui kapasitas ini memicu genangan setinggi lutut orang dewasa, yang sempat merendam akses jalan utama dan merangsek masuk ke pemukiman warga. Jumat (09/01/2026).
Menanggapi situasi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan respons cepat.
Dibawah komando Kalaksa BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, S.SH, personel Tim Reaksi Cepat (TRC) segera dikerahkan ke titik-titik krusial, termasuk jalan Malabar 2 Blok O, Kelurahan Way Halim.
”Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Sesuai instruksi pimpinan, tim TRC langsung melakukan penyedotan air di rumah-rumah warga menggunakan mesin pompa portabel untuk meminimalisir kerusakan materiil dan mencegah risiko korsleting listrik,” ujar Idham Basyar.
Dilokasi terdampak, BPBD tidak bekerja sendirian. Sinergi terlihat nyata antara tim teknis, aparatur kecamatan, Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Mitra Kodim 0410, Linmas dan warga sekitar.
Kabid Darlog BPBD, Hi. Gustriansyah, S.Sos., MM, menjelaskan bahwa manajemen logistik dan peralatan telah disiagakan penuh untuk mendukung mobilitas personel dilapangan.
”Kami memastikan seluruh sarana pendukung, mulai dari pompa hingga alat kebersihan, berfungsi optimal agar proses evakuasi air dan pembersihan sisa banjir berjalan efektif tanpa hambatan teknis,” ungkap Gustriansyah.
Sementara itu, dari sisi pencegahan jangka panjang, Kabid PK BPBD, Hi. Sarkoni, S.Sos., MM, menekankan pentingnya mitigasi berbasis masyarakat. “Kami terus memetakan titik rawan dan memberikan edukasi kepada warga. Genangan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk kembali memperkuat kesiapsiagaan menghadapi anomali cuaca,” tambahnya.
Keberhasilan penanganan di Way Halim juga tidak lepas dari koordinasi intensif tingkat kecamatan.
Camat Way Halim, Darwono, S.Sos., MM, yang turun langsung memantau situasi, mengapresiasi kerja keras tim gabungan.
”Kami berterima kasih atas gerak cepat BPBD. Pihak kecamatan bersama Linmas dan warga terus bahu-membahu membersihkan sedimen lumpur serta tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Komunikasi yang baik adalah kunci penanganan darurat ini,” kata Darwono.
Senada dengan Camat, Lurah Jagabaya II, Donny Prasetya Utama, S.IP, ikut menambahkan bahwa kesadaran lingkungan menjadi faktor krusial.
“Kami mengimbau warga untuk menjaga kebersihan drainase dilingkungannya masing-masing. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat seperti hari ini harus terus kita rawat demi kenyamanan bersama,” tuturnya saat mendampingi petugas dilapangan.
Setelah menangani wilayah Malabar, tim bergerak menuju jalan M. Nur 2, Kelurahan Sepang Jaya dan area Kimaja Icon.
Ketua Mitra Kodim 0410/KBL, M. Sahripudin, SP, bersama Satgasnya yang ikut membantu membersihan genangan air, mengapresiasi kekompakan warga dan petugas.
“Kehadiran kami disini adalah bentuk pengabdian untuk membantu masyarakat. Kami mengimbau warga untuk lebih peduli pada kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke selokan agar kejadian serupa tidak terulang” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi disebagian besar wilayah terdampak, kembali berangsur normal.
BPBD Kota Bandar Lampung tetap bersiaga memantau potensi bencana lain seperti pohon tumbang dan tanah longsor.
Masyarakat juga dihimbau untuk segera melaporkan jika menemukan situasi darurat melalui, Call Center: 117. Dan melalui Telepon (WhatsApp), 0821-8099-2105 atau 0811-1160-9117.
(silo)












