Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Sidak Mendadak ke Bandar Lampung, Wamendagri Akhmad Wiyagus Pantau ASN yang ‘Bekerja dari Rumah’

×

Sidak Mendadak ke Bandar Lampung, Wamendagri Akhmad Wiyagus Pantau ASN yang ‘Bekerja dari Rumah’

Share this article
Sidak Mendadak ke Bandar Lampung, Wamendagri Akhmad Wiyagus Pantau ASN yang 'Bekerja dari Rumah'

BANDAR LAMPUNG – Transformasi budaya kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapat sorotan langsung dari pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan kebijakan Work From Home (WFH) tidak membuat pelayanan publik “letoy”, Jumat (10/4/2026).

Didampingi Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Wamendagri menegaskan bahwa kunjungannya merupakan perintah langsung dari Mendagri. Tujuannya satu: mengevaluasi implementasi Surat Edaran Nomor 800 terkait sistem kerja kombinasi Work From Office (WFO) dan WFH.

“Saya datang ke Lampung untuk monitoring dan evaluasi. Kepala daerah diminta menerapkan sistem kerja kombinasi guna meningkatkan efisiensi tanpa sedikit pun mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” tegas Akhmad Wiyagus.

Pelayanan Publik Dipastikan Aman

Sidak Mendadak ke Bandar Lampung, Wamendagri Akhmad Wiyagus Pantau ASN yang ‘Bekerja dari Rumah’

Meski sebagian ASN Bandar Lampung mulai bekerja dari rumah, Wiyagus mengapresiasi kesiapan Pemkot dalam menjaga kualitas layanan. Berdasarkan pantauannya di Mal Pelayanan Publik (MPP), aktivitas berjalan normal tanpa hambatan.

“Seluruh loket beroperasi normal. Tidak ada pengurangan layanan, masyarakat tetap terlayani dengan baik,” ujarnya. Ia juga menjamin sektor vital seperti kesehatan, pemadam kebakaran, dan unit kedaruratan tetap beroperasi penuh 100 persen tanpa terdampak kebijakan WFH.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengaku terkejut dengan kunjungan mendadak tersebut, namun ia menjadikannya sebagai momentum evaluasi besar bagi jajarannya.

Saat ini, Pemkot Bandar Lampung baru menerapkan kuota WFH sebesar 20 persen. Namun, menyusul arahan pusat, Eva berjanji akan segera meningkatkan persentase tersebut.

“Insyaallah minggu depan kami evaluasi kembali. Targetnya bisa mencapai 50 persen sesuai arahan pemerintah pusat, dengan catatan kinerja ASN tetap harus maksimal,” tandas Bunda Eva, sapaan akrabnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *