BERJAYANEWS.COM LAMPUNG SELATAN – Seorang anak berusia lima tahun dilaporkan terseret arus Sungai Way Pisang di Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, pada Sabtu (6/6). Hingga Minggu (7/6) pagi, Tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Kenji.
Informasi musibah ini diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung dari Damkar Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu sore sekitar pukul 15.45 WIB. Korban diduga kuat terseret arus sungai setelah debit air meningkat secara tiba-tiba saat dirinya sedang bermain di tepi sungai.
Menurut kronologi yang dihimpun, korban berangkat bermain di sekitar Sungai Way Pisang sejak siang hari. Sekitar pukul 15.00 WIB, debit air sungai mendadak naik drastis dan langsung menyeret tubuh bocah tersebut. Pihak keluarga yang menyadari kejadian ini langsung melapor ke petugas pemadam kebakaran setempat, yang kemudian diteruskan ke Basarnas Lampung.
Merespons laporan tersebut, Pos SAR Bakauheni langsung menerjunkan satu tim rescue pada pukul 16.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan sejauh 35 kilometer, tim tiba di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB untuk melakukan koordinasi dan asesmen awal.
Koordinator Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mewakili Kepala Basarnas Lampung, menjelaskan bahwa operasi pencarian pada hari pertama dihentikan sementara karena faktor cuaca dan keselamatan personel.
“Tim SAR Gabungan telah melakukan penyisiran dan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian hingga malam hari. Namun korban belum berhasil ditemukan. Mengingat kondisi cuaca dan faktor keselamatan personel, operasi pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali pada Minggu pagi,” ujar Rezie.
Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan dari Pos SAR Bakauheni, Damkar Lampung Selatan, Polsek Palas, Satpol PP Lampung Selatan, Koramil Palas, serta dibantu oleh warga setempat. Memasuki hari kedua pencarian pada Minggu (7/6), area penyisiran rencananya akan diperluas di sepanjang aliran Sungai Way Pisang. (*)












