BERJAYANEWS.COM, Lampung Selatan – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) resmi menaikkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Status tersebut mulai berlaku pada Kamis (2/7/2026) pukul 16.30 WIB menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik gunung api yang berada di perairan Selat Sunda itu.
Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi, mengatakan peningkatan status ditetapkan berdasarkan hasil pemantauan visual dan aktivitas kegempaan yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan.
“Status Gunung Anak Krakatau saat ini naik menjadi Level III atau Siaga. Dalam periode pengamatan terakhir tercatat satu kali erupsi dengan tinggi kolom abu sekitar 200 meter di atas puncak,” ujar Andi Suardi, kepada awak media Jumat (3/7/2026).
Seiring dengan kenaikan status tersebut, masyarakat, nelayan, maupun wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau.
Selain itu, masyarakat di wilayah pesisir Selat Sunda, khususnya Lampung Selatan, Banten, dan daerah sekitarnya diminta tetap tenang, namun meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan aktivitas vulkanik.
PVMBG juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi yang disampaikan oleh instansi berwenang.
Pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau akan terus dilakukan secara intensif selama 24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan aktivitas vulkanik yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (*)












