LUMAJANG — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menerpa kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Pada Jumat (28/8/2026), asap tebal berwarna kekuningan dilaporkan telah menyelimuti area Ranu Kumbolo usai titik api yang berawal dari Ranu Kembang meluas hingga ke Blok Pangonan Cilik dan Watu Pecah.
Sejumlah guide dan relawan memilih bertahan di lokasi untuk membuat sekat bakar demi memutus pergerakan api agar tidak membakar area shelter Ranu Kumbolo. Sementara itu, sebanyak 172 pendaki yang berada di lokasi telah berhasil dievaluasi turun oleh petugas gabungan sejak Kamis (27/8/2026).
Guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, otoritas terkait resmi menutup total seluruh jalur pendakian Gunung Semeru. Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Lumajang, TNI-Polri, PPGST, hingga masyarakat peduli api terus berupaya memadamkan kobaran si jago merah.












