Example floating
Example floating
Bandar Lampung

Satgas Asta Cita Polda Keliling Turun ke Pabrik Tapioka, Cek Harga Ubi Kayu Sesuai Aturan Gubernur Apa Tidak?

×

Satgas Asta Cita Polda Keliling Turun ke Pabrik Tapioka, Cek Harga Ubi Kayu Sesuai Aturan Gubernur Apa Tidak?

Share this article
Satgas Asta Cita Polda Keliling Turun ke Pabrik Tapioka, Cek Harga Ubi Kayu Sesuai Aturan Gubernur Apa Tidak?

BERJAYANEWS.COM, LAMPUNG — Suasana dua pabrik tapioka di Lampung Tengah tampak lebih sibuk dari biasanya pada Kamis (13/11/2025).

Bukan hanya truk-truk pengangkut ubi yang keluar masuk, tapi juga kedatangan rombongan besar dari Polda Lampung dan sejumlah instansi provinsi yang ingin memastikan satu hal: apakah harga beli ubi kayu benar-benar sesuai keputusan Gubernur Lampung?

Tim gabungan itu mendatangi PT Bukit Kencana Mas di Gunung Sugih dan PT Tedco Agri Makmur di Way Pengubuan. Di sana hadir pejabat dari Dinas KPTPH Lampung, Disperindag, Diskominfotik, PPUKI Lampung, hingga Satgas Asta Cita Ditreskrimsus.

Mereka ingin memastikan bahwa harga acuan pembelian (HAP) ubi kayu sebesar Rp1.350/kg dengan rafraksi maksimal 15%, yang berlaku sejak 10 November 2025, benar-benar diterapkan.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga untuk menjaga agar tak ada pihak yang merugikan petani.
“Polda Lampung berkomitmen mengawal keputusan gubernur. Tujuannya sederhana: harga di tingkat petani harus stabil dan adil,” ujarnya.

Hasil pengecekan menunjukkan kedua pabrik patuh.
PT Bukit Kencana Mas tercatat telah menyerap 8.400 ton ubi kayu sejak keputusan berlaku, semuanya dengan harga sesuai aturan. Pabrik pun masih aktif mengolah bahan baku menjadi tapioka.

Sementara itu, PT Tedco Agri Makmur membeli sekitar 3.100 ton dalam periode yang sama dengan rafraksi 12–13%. Perusahaan ini memang sudah bermitra dengan petani sejak 2015 dan memasok produk ke 22 konsumen industri.
Yuni memastikan pemantauan seperti ini tidak akan berhenti di dua pabrik tersebut.

“Kami akan melakukan pengawasan berkelanjutan di seluruh Lampung agar manfaat kebijakan harga benar-benar sampai ke petani,” tegasnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *