BERJAYANEWS.COM,- Sejumlah truk terlibat kecelakaan beruntun di Pertigaan Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis pagi (19/2/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Kecelakaan terjadi antara sebuah truk gandeng dan dump truck yang saling bertabrakan saat truk gandeng masuk ke jalur berlawanan.
Evakuasi oleh petugas masih berlangsung di lokasi kejadian. Dalam insiden ini, dilaporkan 1 orang mengalami luka ringan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mojokerto saat ini tengah menangani kecelakaan lalu lintas menonjol yang melibatkan beberapa kendaraan besar di Pertigaan Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis (19/2/2026) pagi.
Kronologi Kejadian Berdasarkan bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sebuah truk gandeng berwarna merah melaju dari arah tertentu, kemudian tampak hilang kendali hingga melewati garis pembatas jalan dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada saat yang bersamaan, sebuah dump truck melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakan depan-depan atau “adu banteng” tidak dapat terhindarkan. Diketahui truk gandeng tersebut sedang mengangkut muatan pakan ternak yang sempat tercecer di badan jalan.
Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Muhammad Yogie Pratama, mengonfirmasi bahwa hingga pukul 10.22 WIB, petugas gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan proses evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas.
“Saat ini proses evakuasi masih berlangsung. Truk gandeng utama sudah berhasil kami evakuasi dari badan jalan. Namun, dua truk lain yang terlibat tabrakan masih dalam penanganan di lokasi karena satu kendaraan dalam kondisi terbalik dan satu lainnya mengalami patah as roda,” ujar AKP Yogie.
Kondisi Korban dan Lalu Lintas Pihak kepolisian melaporkan terdapat satu korban luka ringan dalam insiden ini dan sudah mendapatkan perawatan medis. Petugas juga tengah melakukan pembongkaran muatan terlebih dahulu untuk mempermudah pemindahan kendaraan yang terbalik.
Polres Mojokerto mengimbau bagi para pengguna jalan yang akan melintasi jalur Bangsal menuju arah Mojosari atau sebaliknya untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan selama proses evakuasi berlangsung.
Keterangan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap dan data teknis kendaraan akan disampaikan setelah olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) selesai dilaksanakan. (*)












