BERJAYANEWS.COM, JAKARTA — PT Agrinas Palma Nusantara (APN) mempertegas komitmennya dalam memperkuat sinergi nasional dan penegakan hukum terkait pengelolaan aset strategis. Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika lapangan sekaligus memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku di Indonesia.
Dalam koordinasi intensif di Komplek Perkantoran PT APN Jakarta, Direktur Operasional Tuhu Bangun memberikan instruksi tajam mengenai pentingnya pengamanan aset. Sosok yang dikenal sebagai cucu Pahlawan Nasional Kiras Bangun ini menegaskan bahwa penyelamatan aset bukan sekadar urusan korporasi, melainkan tanggung jawab moral terhadap negara.
“Kami tidak akan kompromi dalam hal penegakan hukum dan pengelolaan aset. Ini adalah amanah yang harus dijaga demi keberlanjutan ekonomi nasional, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi,” ujar Tuhu Bangun, yang juga memiliki rekam jejak panjang sebagai mantan Direktur PTPN X dan aktivis Serikat Pekerja Nasional.
PT APN menyoroti beberapa poin strategis dalam upaya pengamanan ini, di antaranya, Mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan tokoh adat untuk selalu bersandar pada ketentuan hukum resmi.
Kemudian menolak keras segala bentuk intimidasi atau aksi yang mengatasnamakan kepentingan kelompok secara ilegal di area aset perusahaan serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif dan berkelanjutan (sustainability).
Langkah ini sebagai upaya PT APN untuk bertransformasi menjadi entitas yang transparan dan akuntabel. Dengan menjunjung tinggi hukum, perusahaan optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat luas tanpa terganggu oleh konflik kepentingan yang melanggar aturan. (*)












